Negara Penghasil Singkong

Negara penghasil singkong dunia menunjukkan besarnya potensi komoditas singkong sebagai bahan pangan dan bahan baku industri. Pemanfaatan singkong dalam materi ini disebut lebih dominan sebagai bahan baku tapioka. Negara Penghasil Singkong Dunia Singkong merupakan salah satu komoditas pertanian yang diproduksi … Baca Selengkapnya

Kandungan Gizi Singkong

Kandungan gizi singkong cukup beragam dan menjadikan tanaman ini sebagai salah satu sumber pangan yang banyak dimanfaatkan di berbagai daerah. Selain mengandung karbohidrat, singkong juga memiliki protein, lemak, mineral, serta beberapa jenis vitamin. Singkong tidak hanya dikonsumsi sebagai makanan, tetapi … Baca Selengkapnya

Segudang Manfaat Singkong

Singkong, ubi kayu, atau ketela selama ini sering mendapat predikat sebagai makanan “kampungan”, “rendahan”, atau “makanan kelas bawah”. Bahkan, singkong kerap dianggap sebagai lawan kata dari keju. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan potensi tanaman yang satu ini. Tanaman singkong … Baca Selengkapnya

Singkong

Singkong, yang juga dikenal sebagai ketela pohon atau ubi kayu, merupakan tanaman tropis dan subtropis dari keluarga Euphorbiaceae. Umbinya dikenal sebagai salah satu sumber karbohidrat, sedangkan daunnya dapat dimanfaatkan sebagai sayuran. Tanaman singkong memiliki pemanfaatan yang luas, mulai dari dikonsumsi … Baca Selengkapnya

TEPUNG TAPIOKA di Pati

Tepung tapioka di Pati merupakan salah satu produk olahan dari ubi kayu atau singkong yang banyak tumbuh di Indonesia. Pengolahan singkong menjadi tepung tapioka merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah komoditas tersebut sekaligus memperpanjang masa pemanfaatannya. Singkong merupakan … Baca Selengkapnya

Pembuatan Tapioka Sederhana

Tapioka merupakan pati yang diekstrak dari umbi singkong. Bahan ini banyak digunakan untuk membuat makanan, tetapi juga memiliki aplikasi pada industri pakan, kosmetik, kimia, hingga pengolahan kayu. Proses pembuatannya pada dasarnya cukup sederhana, meskipun skala produksi akan menentukan jenis peralatan … Baca Selengkapnya

Kantong Plastik Tapioka Ramah Lingkungan

Isu lingkungan semakin ramai diperbincangkan masyarakat dunia. Jika dahulu kepedulian terhadap lingkungan sering dianggap sebagai kegiatan yang membutuhkan biaya besar, meningkatnya perhatian terhadap global warming dan pencemaran membuat konsep ecopreneur atau green industry mulai dilihat sebagai peluang bisnis.

Masyarakat semakin memperhatikan dampak lingkungan dari produk yang digunakan sehari-hari. Kondisi tersebut kemudian mendorong munculnya berbagai inovasi yang menggabungkan kebutuhan bisnis dengan upaya mengurangi dampak terhadap lingkungan.

Salah satu inovasi yang pernah dikembangkan di Indonesia adalah kantong plastik tapioka ramah lingkungan. Produk ini memanfaatkan tepung singkong atau tapioka sebagai salah satu bahan dalam pembuatan kantong yang dirancang untuk memiliki kemampuan terurai lebih cepat dibandingkan kantong plastik konvensional.

Kantong Plastik Tapioka Ramah Lingkungan

Gagasan mengenai kantong plastik berbahan tapioka muncul sebagai salah satu respons terhadap persoalan sampah plastik. Kantong plastik yang digunakan sehari-hari dapat menjadi masalah lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik dan berakhir sebagai sampah.

Dalam artikel lama ini, PT. Tirta Marta disebut mengembangkan inovasi kantong plastik ramah lingkungan. Sebelumnya, perusahaan tersebut juga disebut telah mengembangkan Oxium, yaitu aditif yang menurut artikel dapat membantu proses penguraian sampah plastik dalam kurun waktu tertentu.

Setelah itu, PT. Tirta Marta disebut meluncurkan produk bernama Ecoplas, yaitu kantong yang menggunakan tepung tapioka atau tepung singkong sebagai salah satu bahan penyusunnya.

Pengembangan produk seperti ini menarik karena menghubungkan komoditas pertanian, khususnya singkong, dengan kebutuhan industri yang berkaitan dengan isu lingkungan.

Tapioka sendiri merupakan salah satu produk olahan singkong yang memiliki berbagai pemanfaatan. Dalam proses produksi tapioka juga dapat dihasilkan produk samping berupa onggok yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.

Baca Selengkapnya