TEPUNG TAPIOKA
Tepung Tapioka di Pati merupakan hasil dari umbi singkong yang banyak tumbuh di Indonesia. Tepung tapioka salah satu produk olahan dari umbi singkong yang menjadi upaya meningkatkan nilai umbi singkong itu sendiri . Selain dari sumber umbi , Produksi serealia terutama beras sebagai bahan pangan pokok dan umbi-umbian cukup tinggi.

Tapioka All Products
Begitu pula dengan bertambahnya penduduk, kebutuhan akan serealia dan umbi-umbian sebagai sumber energi pun terus meningkat. Tanaman dengan kadar karbohidrat tinggi seperti halnya serealia dan umbi-umbian pada umumnya tahan terhadap suhu tinggi. Serealia dan umbi-umbian sering dihidangkan dalam bentuk segar, rebusan atau kukusan, hal ini tergantung dari selera.
Usaha penganekaragaman pangan sangat penting artinya sebagai usaha untuk mengatasi masalah ketergantungan pada satu bahan pangan pokok saja. Misalnya dengan mengolah serealia dan umbi-umbian menjadi berbagai bentuk awetan yang mempunyai rasa khas dan tahan lama disimpan.
Bentuk olahan tersebut berupa tepung, gaplek, tapai, keripik dan lainya. Hal ini sesuai dengan program pemerintah khususnya dalam mengatasi masalah kebutuhan bahan pangan, terutama non-beras. Ubi kayu atau singkong (manihot ) merupakan salah satu bahan makanan sumber karbohidrat (sumber energi). Dan salah satu olahan umbi singkong yang paling menjanjikan adalah produksi tepung tapioka di pati salah satunya yang telah dikembangkan .
| Tabel 1. Komposisi Ubi Kayu (per 100 gram bahan) |
| KOMPONEN |
KADAR |
| Kalori |
146,00 kal |
| Air |
62,50 gram |
| Phosphor |
40,00 mg |
| Karbohidrat |
34,00 gram |
| Kalsium |
33,00 mg |
| Vitamin C |
30,00 mg |
| Protein |
1,20 gram |
| Besi |
0,70 mg |
| Lemak |
0,30 gram |
| Vitamin B1 |
0,06 mg |
| Berat dapat dimakan |
75,00 |
Ubi kayu dalam keadaan segar tidak tahan lama. Untuk pemasaran yang memerlukan waktu lama, ubi kayu harus diolah dulu menjadi bentuk lain yang lebih awet, seperti gaplek, tapioka (tepung singkong), tapai, peuyeum, keripik singkong dan lain-lain. (more…)