Pengolahan limbah cair tapioka menjadi salah satu hal penting dalam industri tapioka karena proses pencucian dan pengendapan menghasilkan limbah cair yang mengandung bahan organik. Apabila tidak diolah dengan baik, kandungan tersebut berpotensi menjadi pencemar lingkungan.
Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengolah limbah cair tersebut adalah UASB (Up-flow Anaerobic Sludge Blanket). Teknologi ini bekerja dengan memasukkan limbah dari bagian bawah reaktor sehingga proses pengolahan berlangsung dalam kondisi anaerob.
Penelitian yang dilakukan oleh Amirul Mukminin, Wignyanto, dan Nur Hidayat pada tahun 2002 membahas pengaruh pH influen dan waktu detensi terhadap kualitas efluen dari pengolahan limbah cair tapioka menggunakan UASB.






