MEMANFAATKAN LIMBAH TAPIOKA MENJADI KECAP

MEMANFAATKAN LIMBAH TAPIOKA MENJADI KECAP

Oleh. Ir. Wiwiek Yuniarti Costa, M.Si

kecap dari limbah tapiokaUbi Kayu (Manihot utilissima Phol) merupakan bahan makanan yang sangat potensial yaitu sebagai bahan baku industri pangan melalui pengolahannya menjadi tepung tapioka. Pemanfaatan umbi kayu telah lama dikembangkan di Indonesia yaitu dengan mengolahnya menjadi berbagai bentuk baik sebagai bahan baku atau bahan setengah jadi maupun dalam bentuk pangan olahan seperti: dibuat tepung tapioca, cake, tape, sirup glukosa, pudding dan lain-lain. Sebagai salah satu jenis umbi-umbian maka ubi kayu merupakan salah satu sumber karbohidrat karena kandungan karbohidrat ubi kayu sangat tinggi yaitu 34,7 gr per 100 gr bahan. Selain mengandung karbohidrat yang tinggi, ubi kayu juga mengandung kalori sebesar 148,0 kal dan mineral-mineral penting seperti calsium (Ca) 33,0 mg, Phospor (P) 40,0 mg serta kandungan vitamin C yang cukup tinggi 30,0 mg. (more…)

Onggok untuk Bahan Pakan

Poultryindonesia.com, Riset. Seperti diketahui bersama, untuk memenuhi kebutuhan akan bahan baku pakan ternak, masih banyak yang harus kita impor, terutama sumber protein dan vitamin seperti bungkil kedele dan tepung ikan.

Sementara bahan baku lokal yang tersedia biasanya berupa hasil ikutan agroindustri, misalnya dedak padi, ampas sagu, onggok, ampas kelapa sawit dan lain-lain. Namun pada umumnya bahan baku lokal tersebut kandungan proteinnya rendah, sementara kandungan serat kasarnya tinggi sehingga sukar dicerna terutama oleh hewan berlambung tunggal (monogastrik) seperti unggas. Karenanya, penggunaanya sebagai bahan baku pakan sangat terbatas.

Untuk mengatasi masalah ini, Supriyati, D. Zaenudin, I.P Kompiang dari Balai Penelitian Ternak, Bogor serta Soekamto dan D. Abdurachman dari Dinas Peternakan Garut telah melakukan riset guna meningkatkan nilai gizi bahan baku lokal dengan proses fermentasi padat. (more…)

Pengolahan Limbah cair tapioka dengan UASB

Amirul Mukminin, Wignyanto dan Nur Hidayat

Abstrak, 2002

Industri tapioka menghasilkan limbah cair dari proses pencucian dan pengendapn yang mengandung bahan organik yg berpotensi sebagai pencemar lingkungan apabila tidak diolah. Salah satu cara pengolahan limbah cair adalah dengan UASB (Up-flow Anaerobic Sludge Blanket) yg memiliki keuntungan tidak membutuhkan energi untuk aerasi, pemanfaatan ruang secara vertikal dan dihasilkan sludge lebih sedikit daripada aerob. Limba yg diolah dimasukkan dari bagian bawah reaktor.

Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan pH influen dan waktu detensi pada UASB agar efluen yang dihasilkan sesuai standar.

Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok yang terdiri dari dua faktor yaitu pH influen dan waktu detensi. Analisis dilakukan terhdap pH, COD, BOD, DO dan TSS (more…)

Limbah Cait Tapioka

Limbah Tapioka Dimanfaatkan Untuk Biogas

Kota – Sekitar 100 anggota kelompok Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) Mugi Lestari, Desa Karangjoho, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin, dilatih pemanfaatan limbah tapioka untuk dijadikan biogas. Pelatihan yang digelar selama dua hari ini difasilitasi Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapermas) bekerja sama dengan Centre on Integrated Read more…

biorektor

OPTIMASI PRODUKSI BIOGAS PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAPIOKA SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF TERBARUKAN

Ir. H. Surya, M.T.A1 ABSTRAK Sistim pengolahan air limbah industri tapioka yang banyak dilakukan saat ini dengan kolam-kolam terbuka (ponds) akan menghasilkan gas CO2 dan gas metana (CH4). Kedua gas tersebut merupakan emisi gas rumah kaca yang memberikan kontribusi terhadap pemanasan global. Metana yang dihasilkan tersebut sebenarnya gas yang dapat Read more…