'

Kulit Singkong untuk Membuat Alkohol

Mar 16, 2013   //   by   //   Artikel Indonesia, Penelitian, Singkong, Tapioka  //  No Comments

Kulit singkong merupakan limbah dari tanaman singkong yang memiliki kandungan serat yang dapat digunakan sebagai sumber energi. Persentase jumlah limbah kulit bagian luar (berwarna coklat dan kasar) sebesar 0,5-2% dari berat total singkong segar dan limbah kulit bagian dalam (berwarna putih kemerah- merahan dan halus) sebesar 8-15%. Adapun kandungan dari kulit singkong dapat dilihat dari tabel 2.1
Komponen                ( % BK )
Air                               67,7438
Abu                              1,8629
Lemak Kasar               1,4430
Serat Kasar               10,5952
Protein Kasar             6,0360
Tabel 2.1 komposisi kulit singkong
Limbah kulit singkong berasal dari perkebunan singkong, pabrik tepung tapioka, pabrik produk olahan singkong, dan juga pabrik tape atau peuyeum di berbagai daerah di Indonesia. Produksi singkong di Indonesia sangat besar karena Indonesia termasuk sebagai negara kelima terbesar di dunia yang menghasilkan singkong (Deptan, 2005). Jumlah industri pengolahan singkong di Indonesia banyak sehingga dapat ditarik korelasi positif bahwa tingginya jumlah olahan singkong akan menghasilkan semakin banyak limbah kulit singkong. Setiap singkong dapat menghasilkan 10 – 15% limbah kulit singkong. Limbah kulit singkong dalam jumlah besar ini dapat menyebabkan penumpukkan yang berakibat pada perusakan lingkungan (Nduponipop, 2008).




Related posts

coded by nessus

Leave a comment

ej8vrUyxH6G8xZr4fume7AWjyFGXyNK9x6POCYAQ7qk