ARSIP

MEMPELAJARI PENGARUH KONSENTRASI RAGI INSTAN DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP PEMBUATAN ALKOHOL DARI AMPAS UBI KAYU

Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi ragi instan dan waktu fermentasi terhadap pembuatan alkohol dari ampas ubi kayu. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor, yakni konsentrasi ragi instan (A) : (6, 8, 10 dan 12%) dan lama fermentasi (R) : (36, 72, 108 dan 144 jam). Parameter analisa adalah total padatan terlarut, rendemen alkohol, berat kering sel dan kadar alkohol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ragi instan dan lama fermentasi berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter. Read more…

Gula Singkong dapat Diproduksi di Pedesaan

Satu fakta teramat penting tentang gula belakangan ini adalah harganya yang melambung terus.  Kebutuhan gula Indonesia mencapai 3,3 juta ton/tahun, sementara produksi dalam negeri hanya 1,7 juta ton atau 51,5% dari kebutuhan nasional, sehingga impor menjadi pilihan. Ironisnya, harga gula impor lebih murah dibandingkan dengan gula produksi dalam negeri. Dalam situasi seperti ini, gula produksi dalam negeri menjadi sulit dipasarkan tanpa kebijakan yang mampu melindunginya dari serbuan gula impor. Pemerintah sebenarnya terus berupaya memihak para petani tebu dengan mengeluarkan kebijakan yang dikenal dengan Surat Keputusan (SK) 643. SK Read more…

PEMBUATAN PROTOTIPE ALAT SOLAR DRYER BERBASIS TENAGA SURYA HYBRID SISTEM PORTABLE

Indonesia memiliki potensi sumberdaya pesisir dan laut yang sangat besar. Selain ikan yang melimpah, ada satu biota potensial yang banyak ditemukan di seluruh perairan. Biota itu ialah rumput laut. Pembuatan sebuah alat yang dapat meningkatkan kualitas produksi rumput laut sekarang ini sangat diperlukan, terutama terkait dengan higiene, kadar air,lama pengeringan serta kondisi iklim dan cuaca yang tidak menentu, mengingat permintaan yang besar di dalam maupun luar negeri. Melalui perancangan knock-down (portable) solar dryer berbasis tenaga surya dan energi mekanik (kipas dan kompor) Read more…

PENGARUH SUHU DAN C/N RASIO TERHADAP PRODUKSI BIOGAS BERBAHAN BAKU SAMPAH ORGANIK SAYURAN

Sampah menjadi permasalahan besar terutama di kota-kota besar di Indonesia. Menurut data yang dikeluarkan Asisten Deputi Urusan Limbah Domestik, Deputi V Menteri Lingkungan Hidup, pada tahun 1995 hingga tahun 2020 mendatang, volume sampah perkotaan di Indonesia diperkirakan akan meningkat lima kali lipat. Setiap penduduk Indonesia menghasilkan sampah rata-rata 0,8 kilogram per kapita per hari, sedangkan pada tahun 2000 produksi sampah per kapita meningkat menjadi 1 kilogram per hari, dan pada tahun 2020 mendatang diperkirakan mencapai 2,1 kilogram per kapita per hari (Ivan dan Read more…

PEMISAHAN PADATAN TERSUSPENSI LIMBAH CAIR TAPIOKA DENGAN TEKNOLOGI MEMBRAN

Permasalahan pencemaran dan upaya pemanfaatan sisa produksi tepung tapioka di Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati salah satu yang belum terselesaikan adalah limbah cair 12.000 m3. RW II Desa Sidomukti seperti desa lainnya membuang limbahnya langsung ke sungai terdekat tanpa melalui pengolahan yang memadahi. Besarnya bahan padatan tersuspensi yang terkandung di dalam volume limbah cair tapioka merupakan beban terberat dalam pengolahan, dan hal ini menjadi tantangan metoden pengolahan fisik. Pemisahan padatan tersuspensi dengan membran ultrafiltrasi sangatlah penting diteliti dengan mengkaji aspek teknis yang difokuskan pada Read more…

Pengolahan Limbah dg EM

Pengolahan limbah cair tapioka sebagai pembiakan mikrobiologi telah diteliti. Limbah yang diolah oleh efektif mikroorganisme (EM) teknologi dalam skala laboratorium. Sampel diambil dari PT. Sari Bumi Swakarsa, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau dan dibawa ke laboratorium menggunakan dua wadah plastik. Sampel dalam wadah pertama berisi akhir proses limbah cair (keluar biarkan) untuk mengendalian kualitas. itu wadah kedua berisi limbah cair sebelum memproses yang diperbaiki dengan EM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempercepat dekomposisi proses Read more…

PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PATI SECARA AEROB MENGGUNAKAN MIKROBA DEGRA SIMBA

Pembuangan air limbah ke badan air dengan kandungan beban COD dan BOD melebihi 200 mg/l menyebabkan turunnya jumlah oksigen dalam air. Limbah cair industri pati atau tapioka yang akan dibuang ke lingkungan mengandung COD sangat tinggi, yaitu sekitar 7000-30000 ppm. Pengolahan limbah secara anaerob dapat dilakukan untuk menurunkan COD yang tinggi, sedangkan pengolahan secara aerob dilakukan setelah nilai COD kurang dari 1500 ppm untuk mempersingkat waktu pengolahan. Mikroba Degra Simba dapat digunakan untuk  mengefektifkan pengolahan limbah secara aerob sehingga keluaran limbah Read more…

PENGGUNAAN KULIT SINGKONG SEBAGAI PAKAN UNGGAS

Eksplorasi bahan pakan alternatif yang berasal dari limbah pertanian tak termanfaatkan dan belum lazim digunakan sebagai bahan pakan perlu terus dilakukan untuk mendapatkan bahan pakan alternatif baru yang dapat digunakan sebagai pakan ternak unggas, salah satu contoh limbah pertanian tersebut adalah kulit singkong. Potensi kulit singkong di Indonesia mencapai 3.3 juta ton/tahun. Pemanfaatan kulit singkong sebagai pakan unggas memiliki beberapa kendala yaitu kandungan protein yang rendah (4,8%), serat kasar yang tinggi (21,2%) serta terdapatnya racun sianida (HCN) yang menjadi faktor Read more…

PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI LIMBAH KULIT SINGKONG

Kabupaten Pati, Jawa Tengah merupakan salah satu sentra industri pembuatan tepung tapioka yang memakai singkong (Manihot esculenta) sebagai bahan baku. Industri ini banyak menghasilkan limbah padat berupa kulit singkong. Penduduk setempat belum memanfaatkan limbah kulit singkong ini secara maksimal. Oleh karena itu, pada penelitian ini dikembangkan suatu proses pembuatan karbon aktif dari kulit singkong yang dapat digunakan sebagai adsorben untuk menghilangkan impuritas seperti zat warna, pemurnian air, obat-obatan, dan lain-lain. Proses ini terdiri dari dua tahapan yaitu aktivasi dan karbonasi. Kulit Read more…

Kulit Singkong untuk Membuat Alkohol

Kulit singkong merupakan limbah dari tanaman singkong yang memiliki kandungan serat yang dapat digunakan sebagai sumber energi. Persentase jumlah limbah kulit bagian luar (berwarna coklat dan kasar) sebesar 0,5-2% dari berat total singkong segar dan limbah kulit bagian dalam (berwarna putih kemerah- merahan dan halus) sebesar 8-15%. Adapun kandungan dari kulit singkong dapat dilihat dari tabel 2.1 Komponen                ( % BK ) Air           Read more…