'

PELUANG PENGEMBANGAN INDUSTRI BERBASIS CASSAVA

Sep 30, 2012   //   by   //   Cassava, Penelitian, Singkong  //  No Comments

oleh : Mangunwidjaja
Laboratorium Bioindustri, Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fateta,
Institut Pertanian Bogor. Kampus Darmaga, PO BOX 220 Bogor

Singkong atau cassava di Indonesia merupakan tanaman pangan penting kedua setelah padi. Dibeberapa daerah bahkan cassava digunakan sebagai bahan pangan utama. Beragam produk pangan dari ubi cassava dihasilkan oleh berbagai daerah dan etnis. Meskipun demikian, sebagai bahan baku industri, pendayagunaan cassava masih sangat terbatas, berupa produk tapioka (pati cassava) atau gaplek untuk pakan temak.
Produk lebih hilir yang dikembangkan secara industripun terbatas pada gula cair (maltodekstrin, glukosa, fruktosa) dan/atau as am sitrat. Untuk menuju ke negara industri atau agroindustri, cassava mempunyai peluang dan sangat potensial untuk didayagunakan menjadi produk produk bernilai ekonomi tinggi. Berdasarkan produk dan pengolahan, kita dapat membuat skenario pengembangan industri cassava generasi pertama (pati dan gaplek), kedua, ketiga dan seterusnya. Beragam produk industri : pangan atau pakan berprotein tinggi, beragam pemanis berkalori rendah yang dapat digunakan untuk pangan atau minuman penyehat, pati termodifikasi, biodeterjen, bahan pelarut sampai bioplastik. Dengan pengembangan agroindustri berbasis cassava, maka akan terjadi jembatan antara agroindustri dan indutri lain (kimia, farmasi, kosmetika dIl) sehingga peranan agroindustri sebagai penopang pembangunan Indonesia yang kaya hasil pertanian, akan menjadi kenyataan.

Leave a comment

ej8vrUyxH6G8xZr4fume7AWjyFGXyNK9x6POCYAQ7qk