'

Mesin Ekstraksi Tipe Ulir Pada Proses Pembuatan Tepung Pati Aren

Sep 29, 2012   //   by   //   Artikel Indonesia  //  No Comments

oleh : Bambang Purwantana , Nursigit Bintoro , Puji Wahyuningsih

Pembuatan pati aren secara umum dilakukan melalui tahapan pemarutan empulur,
perendaman dan pengadukan, penyaringan, pengendapan, dan pengeringan. Tahap
pengadukan dan penyaringan merupakan proses yang memerlukan banyak input energi dan
sangat menentukan kualitas produk. Pada skala industri kecil menengah, tahap pengadukan
dan penyaringan tersebut umumnya masih dikerjakan secara manual pada kondisi lingkungan
dan sanitasi yang kurang terkontrol. Untuk mengatasi permasalahan tersebut sebuah mesin
ekstraksi tipe ulir yang dilengkapi dengan sistem penyemprotan air dikembangkan sebagai
upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pati yang dihasilkan. Penelitian ini
bertujuan mengkaji kinerja mesin ekstraksi tersebut pada proses pembuatan pati aren.
Percobaan dilakukan dengan variasi kecepatan ulir dan debit air semprotan. Pati yang
dihasilkan diukur berdasarkan rendemen dan sifat fisiknya meliputi diameter partikel,
modulus kehalusan, dan indeks keragaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas
optimal mesin ekstraksi adalah 397 kg-empulur/jam. Debit air secara nyata memberikan
pengaruh terhadap kuantitas dan kualitas pati yang dihasilkan. Semakin besar debit air
semprotan, rendemen pati semakin besar, diameter partikel dan modulus kehalusan semakin
besar, sedangkan keragaman butiran semakin kecil. Debit air semprotan sebesar 18 lt/menit
direkomendasikan untuk memperoleh hasil yang terbaik.

Leave a comment

ej8vrUyxH6G8xZr4fume7AWjyFGXyNK9x6POCYAQ7qk